Kerajinan Anyaman Pandan Desa Grenggeng Kebumen 

Daun pandan duri adalah daun dengan karakteristik yang bermanfaat sebagai bahan dasar berbagai produk, seperti tikar, topi, tempat tisu, tas, dompet gantungan kunci, kipas dan lain-lain. Tanpa perlu dijelaskan pun kita semua pasti tau kan bahwa membuat kerajinan anyaman pandan bukanlah hal yang mudah, karena didalam proses pembuatannya sangat membutuhkan kesabaran dan ketelitian, belum lagi proses pengolahan daun pandannya yang mulai dari di panen sampai akhirnya bisa dianyam. Nah ada informasi tentang kerajinan anyaman pandan yang perlu kami tahu nih. Simak sampai habis ya…

Kerajinan Anyaman Pandan Desa Grenggeng Kebumen

Menjadi salah satu produk ekonomi kreatif yang terus dikembangkan Desa Grenggeng, Kerajinan Anyaman Pandan Desa Grenggeng kini kabarnya sudah merambah ke pasar nasional loh, bahkan banyak pesanan secara daring datang dari berbagai kota besar seperti bogor, Yogyakarta, Bali, Kalimantan, dan Malang.

Untuk menata manajemen produksi dan pemasaran, telah ada wadah Kelompok Usaha Produktif Margo Rahayu untuk para perajin Anyaman Pandan di Desa tersebut, dan wadah itu dinaungi langsung oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan sejak tahun 2012. 

Menurut pengakuan Wagirah salah satu perajin Anyaman Pandan di Grenggeng, ia pernah menerima pesanan sebanyak 3000 item jenis dompet anyaman pandan dari luar kota. ia pun melibatkan kaum ibu-ibu warga setempat dalam proses pengerjaannya. Ia juga mengatakan bahwa dengan adanya Wadah Kelompok Usaha Produktif Margo Rahayu yang dinaungi oleh Dinas Kehutan dan Perkebunan tersebut telah membantu pemasaran dan membuat produk dari para pengrajin lebih terarah. Kerajinan Anyaman dari daun pandan ini telah menjadi tradisi turun-temurun dan kebiasaan Masyarakat Desa Grenggeng sejak puluhan tahun yang lalu.

Pengeringan daun pandan yang akan dianyam sangat membutuhkan sinar matahari, jika tidak mendapatkan panas yang cukup maka itu akan membuat bahan baku anyaman pandan jadi kekuningan dan mengurangi kualitas produksi. Perlu kamu tahu, ada juga loh hasil produksi yang bermotif, dalam proses perebusan dan perendamannya diberikan warna sintetis, atau pewarna alami dari daun jati. kalau dihitung kurang lebih ada 25 lebih motif anyaman. Harga yang dibanderol pun beragam, mulai dari Rp. 3.000 sampai Rp. 125.000 tergantung tingkat kerumitannya.

Buat kamu yang pengen kesana, kamu bisa datang langsung ke Desa Grenggeng, Kec. Karanganyar, Kab. Kebumen ya.

By Published On: Kamis, 19 Januari 2023Views: 2492

Share This Story, Choose Your Platform!

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!