Sentra Gethuk Goreng Haji Tohirin, Icon Kuliner Banyumas Raya

Sentra gethuk goreng Haji Tohirin adalah salah satu outlet gethuk goreng legendaris yang ada di wilayah kabupaten Banyumas. Bahkan, usut punya usut, Haji Tohirin ini juga pelopor kuliner asal olahan pohung tersebut.

Asal Mula Sentra Gethuk Goreng Haji Tohirin

Sentra oleh-oleh gethuk goreng ini awalnya merupakan keisengan seorang penjaja makanan basah atau jajan pasar, Sanpirngad. Salah satu barang dagangannya adalah ketela pohung. Hal ini mengingat Banyumas memang penghasil ketela pohung yang besar juga berkualitas.

Sayangnya, ketela pohung cenderung tidak menarik jika dijual begitu saja. Akhirnya para penjual jajan pasar ini membuat olahan gethuk, yaitu ketela yang direbus, kemudian ditumbuk halus dan dinikmati dengan taburan kelapa parut kukus serta gula merah cair. Namun sayangnya, lagi-lagi olahan ketela ini tidak bertahan lama, jika tidak habis terjual, pasti harus terbuang dan rugi.

Dari sinilah Sanpirngad akhirnya mendapatkan ide untuk menggoreng gethuk tersebut agar esok bisa dijual kembali. Siapa sangka, keisengan yang dilakukannya justru berbuah manis. Banyak konsumen yang suka, hingga kini jadilah sentra gethuk goreng Haji Tohirin ini.

Lantas, bagaimana bisa, padahal resep Sanpirngad tapi nama outletnya haji Tohirin? Hal tersebut tidak lain karena haji Tohirin merupakan menantu dari Sanpirngad. Ketika ia akan meninggal, resep gethuk goreng tersebut diberikan pada anak mantunya, untuk diteruskan sebagai usaha keluarga, dan jadilah seperti sekarang. Gethuk Goreng khas Sokaraja dengan banyak sekali outlet.

Jika kamu berwisata ke Banyumas, atau hanya singgah ketika dalam perjalanan lintas pulau Jawa, kamu akan menemukan banyak sekali outlet gethuk goreng Sokaraja milik haji Tohirin. Hanya saja, tidak ada yang tahu, apakah semua outlet tersebut asli milik beliau atau hanya milik orang yang mencatut nama saja.

Namun jangan khawatir, meskipun hampir seluruh Jalan Jenderal Soedirman ini penuh dengan sentra gethuk goreng Haji Tohirin, kamu tidak akan merasa tertipu, karena semua outlet tersebut menjual barang yang sama, bahkan rasanya pun tidak jauh berbeda. Jadi, tidak perlu bingung, ya, mencari mana milik Haji Tohirin yang asli.

Outlet Sentra Gethuk Goreng Haji Tohirin

Ada banyak sekali varian rasa dari produk gethuk goreng khas Sokaraja ini. Mulai dari original alias gula aren, coklat, strawberry, bahkan rasa vanilla. Tentu upgrade rasa ini juga mengikuti perkembangan zaman dan kegemaran para konsumen.

Jika ingin menikmati kudapan manis yang satu ini, ada baiknya langsung saja datang ke sentra gethuk goreng Haji Tohirin agar bisa memilih langsung dan menikmati tester yang mereka sajikan. Selain itu tentu dari segi harga juga berbeda dengan harga di aplikasi makanan online maupun market place.

Akan tetapi, jika kamu terkendala akomodasi untuk datang langsung ke sentra gethuk goreng ini, kamu bisa memanfaatkan dagangan mereka di toko online. Memang akan ada selisih harga, tapi rasanya cukup worth it mengingat kualitas dari kudapan manis yang sayang jika dilewatkan ini.

Agar bisa menikmati makanan manis ini, kamu bisa berbelanja di shopee maupun Tokopedia dengan harga 20.000 per kilonya. Jika kamu datang langsung ke outlet, per satu kilo gethuk ada di range harga 15.000-18.000 rupiah. Tidak jauh selisihnya. Jadi, kedua cara transaksi tersebut tetap patut untuk dicoba.

Itu dia ulasan seputar sentra gethuk goreng Haji Tohirin. Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba!

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!

Leave A Comment