Sentra Kerajinan Genteng Sokka Kebumen Yang Melegenda

Ada yang belum tahu tentang sentra kerajinan genteng Sokka Kebumen? Kerajinan genteng ini sudah terkenal bahkan sampai ke Nusantara.

Apabila kalian pada bepergian menuju arah Yogyakarta atau menuju arah Purwokerto melalui jalur Lingkar Selatan Kebumen, maka pemandangan spesial bisa kalian lihat yaitu berupa genteng-genteng mentah yang sedang pada dijemur.

Kalian juga bisa melihat tumpukan genteng-genteng yang baru dibongkar berdasarkan tungku pembakaran atau bisa dikenal dengan tobong yang terdapat di kanan dan kiri jalan raya.

Kebumen  ini memang dikenal dengan Sentra kerajinan genteng Sokka. Pengrajin genteng lebih banyak didominasi berada pada kecamatan Pejagoan, Sruweng, Adimulyo, dan Kecamatan Kebumen sendiri.

Dari sekian produk Genteng, Genteng Sokka merupakan produk yang paling populer sampai ke semua nusantara. Oleh karenanya hampir semua genteng yang terdapat di Kebumen atau pada kotak lain pun bertuliskan genteng Sokka.

Semua hal ini masuk akal terjadi lantaran bagi konsumen genteng Sokka merupakan sebuah agunan menggunakan kualitas yang tinggi.

Sentra kerajinan genteng Sokka masih menjadi salah satu ikon provinsi Kebumen yang cukup terkenal, baik secara nasional maupun internasional. Hal ini tidak terlepas dari rantai sejarah yang terbentang dari generasi ke generasi hingga saat ini.

Keberadaan pabrik genteng tua sekitar 200 meter di selatan stasiun kereta api Soka di Desa Kedawung Kelurahan Pejagoan menjadi saksi bisu ketenangan genteng Sokka pada masa kolonial. Sentra industri genteng di kawasan Ini akhirnya meluas ke beberapa distrik di kawasan tersebut daerah ini sekarang dikenal sebagai pusat industri genteng Kebumen.

Genteng Sokka ini merupakan nama genteng tradisional yang paling terkenal atau populer di banyak kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Genteng ini terbuat dari tanah liat yang pilihan dan menggunakan mesin atau pembuatannya dari tradisional sehingga menghasilkan genteng dengan kualitas terbaik dengan harga yang masih terjangkau.

Review Genteng Papak Sokka asli Kebumen

  • Pada proses pencetakan ini masih menggunakan mesin manual bukan hidrolik.
  • lokasi pabriknya ada di Desa Giwangretno Kecamatan Sruweng Kebumen
  • Genteng ini dari tanah liat sehingga memiliki faktor tidak bisa sangat halus, tetapi aman dipasang
  • Genteng ini memiliki berat 1,4 sampai dengan 1,5 kg/buah. Bisa digunakan pada “reng” Apapun bisa kayu, bambu, atau baja ringan
  • Tebal 1,2 cm.
  • Kuat menahan beban hingga kisaran 70 kg an

Daftar harga genteng Sokka Kebumen

  • Plentong bulat ini memiliki harga Rp1.400
  • Plentong Papak dengan harga Rp1. 400
  • Penting Magas Rp1.600
  • Plentong Kodok Rp1.800.

Lokasi Sentra kerajinan genteng Sokka Kebumen

  • Untuk yang berada di lokasi Pejagoan ini terdapat pada RT 02 RW 05 Jawa Tengah dengan nama pabrik Genteng AR Soka
  • Untuk pabrik genteng ADM RYD ini berada di desa Kedawung Kebumen Jawa Tengah
  • Untuk pabrik genteng Agung Pratama ini terletak di desa Kedawung RT 01 RW 02 Kebumen Jawa Tengah
  • Jalan Raya Sruweng RT 02 RW 06 Dusun wera Kecamatan Sruweng Karanggedang Indonesia, di wilayah Sruweng ini mata pencaharian orang-orang di sana itu dengan memanfaatkan mengolah tanahnya untuk membuat genteng.

Membuat genteng pada wilayah ini turun temurun hingga sekarang atau biasa dikenal dengan nama genteng Sokka, pengelolaan genteng ini dari genteng yang tradisional dan modern.

Itu tadi beberapa lokasi dan review tentang sentra kerajinan genteng Sokka Kebumen yang melegenda dan sudah dikenal di nusantara bahkan di mancanegara. Kualitas yang bagus membuat genteng ini banyak diminati orang banyak.

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!

Leave A Comment