Hamzah Batik Yogyakarta, Sentra Batik yang Sayang Jika Dilewatkan

Jogja adalah salah satu kota iconic yang ada di pulau Jawa. Tidak hanya dikenal dengan satu istilah, melainkan beberapa istilah sekaligus, seperti kota gudeg, kota budaya, kota pelajar, bahkan kota wisata. Sebagai kota budaya, batik adalah salah satu komoditi utama. Batik Hamzah Yogyakarta adalah salah satu sentra batik terbesar di kota ini.

Sebenarnya, di Jogja sendiri, nama Batik Hamzah tidak begitu terkenal. Alih-alih demikian justru lebih terkenal dengan nama Mirota Batik. Lokasinya memang masih satu tempat dengan Mirota, dan juga rumah makan Raminten yang terkenal itu. Tiga lokasi ini mempunyai pemilik yang sama. Jadi, pengunjung bisa datang ke tiga tempat sekaligus saat kesana.

Lokasi sentra batik Hamzah ini berada di Jalan Margo Mulyo Nomor 9, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tepatnya di ujung selatan Malioboro. Ketika kamu ada di sekitar Malioboro, jangan lupa untuk mampir, lho.

Di batik Mirota Hamzah ini tidak hanya menjual karya seni batik, melainkan juga menyediakan workshop tentang pembuatan batik itu sendiri, mulai dari yang berbayar hingga yang gratisan. Pengunjung tentu akan senang dan nyaman. Ketika lapar pun mereka hanya perlu naik satu lantai sudah bertemu rumah makan bintang lima harga kaki lima, Raminten Jogja.

Adapun harga yang dipatok oleh Hamzah untuk produksi batik-nya juga tidak terbilang mahal. Masih standar, tergantung motif, tingkat kesulitan, dan yang pasti pemilihan bahan. Harga batik di Hamzah batik Yogyakarta ini ada di kisaran 20.000 hingga 1 juta rupiah.

Jika di lantai dua ada sentra batik dan di lantai tiga ada rumah makan, maka ketika pengunjung datang dan menginjak lantai satu mereka akan dimanjakan dengan berbagai produk tradisional, seperti alat makan tradisional, ratus, wewangian, hingga alat mandi yang dijual dengan harga kisaran 2.500 hingga 50.000 rupiah saja.

Selain itu, masih ada pula beraneka ragam kaos, jamu tradisional, kopi, dan jajanan yang bisa dijadikan oleh-oleh saat pulang ke rumah nantinya. Harganya juga variatif dan masih terbilang murah, ada di kisaran 5.000 hingga 100.000 rupiah saja.

Tangga penghubung antara satu lantai dengan lantai yang lain didesain sedemikian rupa sehingga tampak begitu apik. Tangga melingkar yang aestetik ditambah display kata-kata menggelitik di setiap dinding-nya. Pengunjung selain tidak akan bosan juga bisa jika memanfaatkan sudut ini untuk berfoto ria. Tapi, jangan sampai membuat macet antrian, ya!

Di Mirota batik Hamzah Yogyakarta ini juga terdapat berbagai barang antik, misalnya lemari kuno, gerabah, telepon putar, meja kursi kuno, dan berbagai barang antik lainnya. Harganya juga variatif. Meskipun kesannya mahal, tapi mengingat barang tersebut sudah sangat langka, maka pantas jika dihargai pada angka sekian.

Salah satu keunggulan dari semua usaha milik Hamzah ini adalah, kemudahan yang ditawarkan pada pengunjung. Di Mirota batik Hamzah Yogyakarta ini saja misalnya, nama seluruh barang yang dijual di setiap lantai diberi daftar list. List tersebut isinya nama barang, spesifikasi, harga, hingga ketersediaannya (masih ada atau sudah habis), dan di-update setiap saat sehingga pengunjung tidak merasa ditipu.

Nah, bagaimana? Sudah menemukan destinasi baru untuk perjalanan kamu ke Jogja nantinya? Mirota batik Hamzah Yogyakarta ini bisa, lho, dijadikan salah satu rekomendasi destinasinya. Semoga bermanfaat, ya!

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!

Leave A Comment