Kisah Tentang Sentra Kerajinan Genting Kripik Bantul yang Harus Kamu Tahu

Di era gempuran bangunan modern yang menggunakan bahan-bahan terbaru, nyatanya masih ada beberapa pengrajin Genting tradisional. Seperti sentra kerajinan genting kripik Bantul yang masih bertahan hingga saat ini. Tempat produksi Genting klasik tersebut masih bisa melayani pemesanan dalam jumlah besar.

Meski mengalami banyak kesulitan, tempat tersebut masih saja beroperasi hingga saat ini. Masih adanya pemesanan menjadi salah satu alasan tempat tersebut terus beroperasi. Meskipun masih menggunakan cara lama namun kualitas yang mereka hasilkan tidak pernah berkurang, sehingga masih dipercaya masyarakat.

Pada artikel kali ini kami ingin membahas beberapa kisah tentang sentra kerajinan genting kripik Bantul. Ulasan tentang kisah tempat produksi genting ini akan memberikan wawasan tambahan bagi kamu. Setidaknya bagi kamu yang tertarik tentang tempat produksi genting yang masih menggunakan cara lama.

Untuk mengetahui kisah menarik ini, kamu harus mengikuti artikel kali ini hingga selesai. Dengan begitu maka kamu dapat mengambil pelajaran dari kisah tempat produksi genting ini yang tidak pernah kenal lelah. Lalu apa saja sih kisah menarik yang harus kamu ketahui tentang sentra kerajinan Genting kripik Bantul tersebut?

Kisah menarik sentra kerajinan genting kripik Bantul :

1. Mengenal sosok dibalik sentra kerajinan genting kripik Bantul.

Kisah menarik pertama yang harus kamu ketahui tentang sentra kerajinan Genting keriting Bantul yaitu sosok dibaliknya. Rohmad, seorang pria berumur 46 tahun masih eksis menjaga usaha pembuatan genting itu. Beliau merupakan generasi kedua setelah ayahnya yang terus mempertahankan tempat produksi genting kripik Bantul ini.

Di era gempuran bahan-bahan material terbaru, Rohmad masih mempertahankan Genting klasik yang berjaya pada tahun 1978. Untuk membuat genting kripik tersebut, Rohmad menggunakan bahan dasar tanah yang didapat di daerah sekitar. Jadi itu dia kisah menarik pertama yang harus kamu tahu tentang Genting kripik Bantul.

2. Hampir menyerah di era covid-19.

Seperti yang kita tahu bahwa pada era covid-19 memiliki dampak bagi semua sektor perekonomian. Hal itu juga dirasakan oleh pemilik sentra kerajinan Genting kripik Bantul pada tahun-tahun itu. Permintaan genting mengalami penurunan secara drastis sehingga membuat mereka hampir menyerah.

Rohmad menuturkan bahwa pada akhir 2020 mereka mendapatkan pemesanan yang sangat besar. Namun pada akhirnya pemesanan tersebut dibatalkan tidak lain karena dampak covid-19. Jadi itu dia kisah menarik kedua yang harus kamu tahu tentang sentra kerajinan Genting kripik yang ada di daerah Bantul.

3. Harga Genting kripik Bantul.

Pasaran Genting kripik mayoritas berasal dari masyarakat Kulon Progo dan Bantul sendiri.  Berbicara tentang harga genting kripik tersebut yaitu sangat terjangkau karena hanya dibandrol Rp900.000 tiap seribunya. Sentra kerajinan Genting kripik Bantul tersebut bisa membuat 200 hingga 250 genting kripik perhari.

Dengan harga yang terbilang murah itu, mereka menawarkan kualitas yang tidak kalah dengan genteng pres ataupun galvalum. Dengan kualitas bagus dan harga murah mereka mempertahankan usaha yang telah didirikan sejak lama. Jadi itu dia ulasan ketiga yang bisa kamu ketahui tentang sentra kerajinan genting yang ada di Bantul.

Sentra kerajinan genteng kripik Bantul memang pernah berjaya pada tahun 1978. Namun hingga saat ini generasi kedua mereka yaitu bapak Rahmad masih mempertahankan usaha tersebut. Bahkan tempat produksi genteng tersebut bisa melewati era sulit seperti pada saat Corona melanda.

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!

Leave A Comment