Perjalanan sejarah dan fakta candi borobudur – Candi bernama Borobudur memang dikenal sebagai salah satu bukti sejarah panjang perkembangan agama Hindhu di Indonesia. Candi ini bahkan begitu terkenal hingga mancanegara sebagai monumen Budha terbesar di dunia yang dikemukakan oleh Kementerian Pariwisata.

Candi yang terletak di wilayah Magelang, Jawa Tengah ini juga sempat mengalami pemugaran yang mana telah memakan waktu cukup lama. Borobudur juga termasuk salah satu harta karun termahal dan paling berharga yang dimiliki oleh Indonesia dan dunia.

Untuk lebih mengenal jauh tentang Candi Borobudur ini, mari simak penjelasan terkait sejarah dan fakta-fakta unik yang dimiliki oleh candi ini.

Foto : @pep3ng

Foto : @ratihoorbeek

Awal Mula Candi Borobudur

Sejarah bermula ketika awal pembangunan candi dimulai sekitar abad ke-8 dan abad ke-9 pada 800 Masehi silam. Waktu itu, pembangunan awal ini dilakukan ketika masa pemerintahan dari Dinasti Syailendra.

Pembangunan Borobudur sendiri diprediksi membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni hingga beberapa ratus tahun sampai benar-benar selesai. Hal ini dilakukan pada sekitar tahun 825, yakni pada masa pemerintahan Raja Samaratungga.

Namun sayangnya, tidak ada bukti catatan sejarah yang bisa menjelaskan secara detail siapa yang membangun Candi Borobudur ini. Hal ini dikarenakan pada saat itu agama Hindhu dan Budha berkembang secara bersamaan di Pulau Jawa. Pada akhirnya, candi ini pun ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 1991 oleh UNESCO.

Bentuk Candi Borobudur

Borobudur sendiri memiliki bentuk bangunan layaknya punden berundak, yang mana semakin keatas maka akan semakin mengecil. Selain itu, terdapat pula empat buah tangga yang tersebar di setiap arah mata angin.

Candi ini juga memiliki panjang sekitar 121,66 meter dan lebar 121,38 meter serta tinggu bangunan 35,40 meter. Menurut filsafat Budha sendiri, struktur tingkatan yang ada pada bentuk candi menyiratkan alam semesta akan roda kehidupan manusia.

Dalam Candi Borobudur ini terdapat tiga tingkatan yakni kamadhatu yang merupakan bagian terbawah dari struktur candi. Kamadhatu menggambarkan perilaku manusia yang mana masih sangat terikat dengan nafsu duniawi.

Pada bagian tengah candi yang sering disebut dengan rupadhatu ini digunakan untuk menjelaskan perilaku manusia yang sudah mulai meninggalkan urusan duniawinya, namun masih terikat dengan dunia myatanya. Sementara itu, bagian atas candi disebut arupadhatu yang mana menggambarkan unsur tak berwujud atau dimana manusia sudah meninggalkan semua urusan duniawinya.

Fakta Menarik dari Candi Borobudur

Fakta menarik pertama dari Candi Borobudur ini adalah dimana di dalam candi ternyata menyimpan 2672 panel relief dan 504 arca Budha. Hal ini tentunya membuat Borobudur menjadi salah satu candi terlengkap dan terbanyak reliefnya dalam skala dunia.

Fakta kedua mungkin sudah bukan sesuatu yang asing lagi bahwa candi ini memiliki banyak sekali arca. Bahkan, arca dari kepala Budha ini sering kali dikaitkan dengan cerita mitos yang hinggga kini masih dipercaya kebenarannya.

Banyak cerita mengatakan bahwa jika Anda bisa meraih wajah kepala Budha yang berada di dalam tempurung arcanya, maka segala keinginan Anda bisa terwujud. Hal inilah yang kemudian membuat maraknya kasus pencurian arca ini terjadi. Selain itu, pencurian juga dilakukan dengan menjual arca tersebut sebagai barang antik dengan harga jual tinggi.

Fakta berikutnya mengatakan bahwa ternyata Candi Borobudur ini pernah di bom tepat pada tanggal 21 Januari 1985, tepatnya berselang dua tahun setelah proses pemugaran ke-2 dilakukan. Pemboman ini dikaitkan dengan pemahaman radikal yang mana 9 dari 13 bom tersebut meledak dan menghancurkan banyak balok stupa.

Selain itu, pemerintah Hindia Belanda juga sempat memberikan arca berharga ini kepada Thailand dan Inggris secara cuma-cuma. Hal ini dilakukan karena pemerintahan Hindia Belanda ingin memberikan buah tangan kepada Raja Thailand yang berkunjung kala itu, yakni Chulalongkorn II.

Bahkan, fakta yang terakhir sedikit mencengangkan yakni dimana ternyata pemerintah dari Hindia Belanda ini pernah mendirikan sebuah warung kopi di puncak stupanya ketika baru pertama kali ditemukan.

Inilah beberapa penjelasan singkat mengenai sejarah dari Candi Borobudur berikut fakta-fakta yang menyelimutinya. Ingatlah selalu untuk tetap menjaga kelestarian situs warisan budaya ini agar tidak cepat punah dan terhindar dari tangan-tangan orang yang tidak bertanggung jawab.

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!

Leave A Comment