Pesona Padang Sabana di Pantai Baruna Semarang – Tidak perlu jauh-jauh mencari destinasi wisata yang penuh dengan peristiwa bersejarah yang tak terlupakan jika Anda adalah warga kota Semarang. Selain itu, wisata ini juga menghadirkan keindahan alam yang sangat memukau.

Foto : dhiebash-rentcar.com

Foto : @almirafahnisa

Wisata penuh pesona tersebut adalah pantai yang bernama Baruna. Merupakan pantai yang masih asri dan memiliki nilai sejarah pada masa penjajahan Jepang yang belum dikelola secara khusus oleh pemerintah daerah setempat.

Lokasi Pantai

Wisata pantai yang satu ini berada di sisi timur Pantai Marina, tepatnya di belakang area pabrik semen di daerah Pelabuhan Mas, Bringin, Semarang. Keunikan yang dimiliki pantai ini adalah tidak terlihat adanya hamparan pasir, melainkan padang rumput sabana yang terhampar luas di hadapan Laut Jawa.

Harga Tiket Masuk

Sebenarnya, setiap pengunjung bebas masuk ke pantai ini secara gratis tanpa membayar sepeserpun. Namun, para wisatawan yang datang biasanya akan membayar ke satpam yang bertugas sebesar Rp3 ribu per orang. Biaya tersebut berlaku standar setiap hari, tidak mengenal weekend maupun hari libur nasional.

Jam Operasional

Untuk bisa masuk ke pantai wisata Baruna ini, Anda bebas berkunjung setiap hari karena Pantai Baruna dibuka mulai pukul 05.00 hingga pukul 22.00 WIB. Namun, dikarenakan akses jalan yang cukup sulit untuk dilalui, disarankan untuk datang ke lokasi saat matahari sudah bersinar terang.

Apalagi saat musim penghujan tiba, jalanan akan sangat licin dan penuh lumpur. Itu sebabnya banyak pengunjung yang datang dengan menggunakan kendaraan roda dua saja mengingat jalur menuju lokasi yang sebagian besar masih berupa tanah.

Daya Tarik Pantai

Sebagai salah satu pantai di Semarang yang memiliki nilai sejarah perjuangan tinggi, hal ini bisa dibuktikan dengan adanya sebuah tugu di pantai wisata Baruna. Tugu tersebut dibangun oleh tentara Jepang dan diberi nama Tugu Ketenangan Jiwa.

Kehadiran tugu tersebut memiliki tiga makna penting. Pertama, sebagai momen untuk memperingati pertempuran antara rakyat Indonesia yang melawan tentara Jepang selama 5 hari berturut-turut di Semarang.

Kedua, sebagai bentuk penyesalan dari pasukan Jepang yang telah menjajah bangsa Indonesia hingga menyebabkan pasukan Jepang banyak yang meninggal. Dan ketiga adalah sebagai simbol jalan pulang bagi arwah pasukan yang telah gugur agar bisa kembali ke negara asalnya.

Ini dikarenakan tugu tersebut sengaja dibangun dengan titik koordinat yang lurus dengan negara Jepang. Dengan adanya Tugu Ketenangan Jiwa yang telah menjadi ciri khas dari Pantai Baruna, tidak heran jika setiap pengunjung pasti menyempatkan diri untuk selfie di area tugu.

Bagi para pemancing, pantai wisata Baruna menjadi destinasi wisata yang paling cocok untuk menyalurkan hobi. Hanya saja, Anda harus membawa peralatan memancing sendiri karena di area lokasi pantai tidak terdapat warga yang menyewakan alat pancing.

Walau tidak terlihat hamparan pasir di sepanjang pantai, ditambah lagi dengan sisi pantai yang sempit, hal tersebut tidak membuat pantai wisata Baruna sepi pengunjung. Justru kondisi pantai yang sempit tersebut disempurnakan dengan hadirnya padang sabana yang menakjubkan.

Selain itu, tampak pula barisan batu pemecah ombak yang terdapat di kawasan bibir pantai wisata Baruna. Bentuknya yang unik terlihat menarik dan memenuhi batas pertemuan antara laut dengan daratan.

Jumlah pengunjung yang datang biasanya akan semakin bertambah saat menjelang sore. Di sepanjang pantai akan terlihat jajaran motor yang menanti untuk mengabadikan momen terbenamnya matahari yang sangat elok.

Fasilitas yang Tersedia

Saat berada di lokasi pantai, jangan mengharapkan fasilitas yang lengkap seperti layaknya wisata pantai lainnya. Ini merupakan dampak dari belum adanya pengelolaan yang menyeluruh dari pihak-pihak yang terkait untuk mengembangkan wisata pantai yang satu ini.

Hal ini terlihat mulai dari akses jalan yang masih berupa tanah yang sangat berdebu saat musim kemarau dan akan becek serta licin ketika musim penghujan tiba. Selain itu, jarang terlihat penjaja makanan khas laut, warung dan kedai di sekitar area.

Jika berniat mengunjungi Pantai Baruna, Anda harus menyiapkan perbekalan yang cukup dan juga baju, topi, kacamata, dan alas kaki yang nyaman dipakai. Jangan lupa untuk tetap menjaga protokol kesehatan agar acara liburan Anda menjadi menyenangkan tanpa rasa was-was yang berlebihan.

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!

Leave A Comment