Kisah Menarik Dibalik Sejarah Tugu Lilin. Dewasa ini di kota Solo, Surakarta, memiliki banyak sekali situs sejarah yang tidak boleh dilupakan begitu saja, salah satunya adalah Tugu Lilin. Terlebih lagi didalam situs tersebut, memiliki ragam cerita menarik yang melatarbelakangi lahirnya sejarah tugu tersebut bisa berdiri sampai hari ini. Adanya situs tugu berbentuk lilin tersebut, berhubungan erat dengan situsasi kota Solo yang asri dan bernilai budaya.

Foto : @soloindonesia

Foto : @sewamobilsoloandalanjaya

Sama halnya dengan tempat wisata lainnya, tugu berbentuk lilin ini juga merupakan salah satu tempat wisata yang menarik dan memiliki bentuk yang mungil. Tugu ini merupakan sebuah monumen yang berada di ruas tengah jalan, dengan tulisan berbentuk pahatan pada bagian tengahnya. Tulisan tersebut merupakan tulisan khas yang dibuat oleh para kalangan pemuda yang ikut serta dalam melawan penjajah Jepang dan Belanda.

Selanjutnya, keberadaan dari situs Tugu Lilin ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan Keraton Surakarta yang memiliki peran besar dalam menciptakan sebuah gerakan nasional dalam memperjuangkan kemerdekaan ke arah yang lebih baik. Keberadaan dari situs tugu ini berlokasi cukup strategis yaitu tepatnya di wilayah pajang, dekat dengan pertigaan antara Jalan Raya Joko Tingkir, Jalan Slamet Riyadi, dan Jalan Radjiman.

Sejarah Dibalik Keberadaan Tugu Lilin

Tugu ini merupakan salah satu situs sejarah yang harus dilestarikan di masa sekarang. Apalagi, situs ini merupakan salah satu situs terbaik dan cukup termasyur dikalangan masyarakat Jawa. Pada mulanya tugu berbentuk lilin ini merupakan simbol monumen peristiwa Kebangkitan Nasional. Selain itu, bangunan ini memiliki kualitas tinggi hampir 8 meter dengan ujung puncak berbentuk seperti lidah api menyala.

Makna yang tersirat di dalam warna merah pada Tugu Lilin tersebut, melambangkan semangat tinggi dari rakyat Indonesia yang terus membara. Sejatinya, dibangunnya tugu berbentuk lilin ini diprakarsai oleh organisasi Budi Utomo saat bergabung bersama dengan federasi sebuah partai politik Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Indonesia pertama, Ir. Soekarno pada tahun 1928. Karena itulah, keberadaan tugu ini sangat berarti bagi rakyat.

Adapun nama dari lokasi atau tempat berdirinya tugu tersebut saat ini bernama neutraal onderwijs atau disebut juga dengan tugu peringatan kemajun rakyat tahun 1908 – 1933. Selain itu, area tanah yang digunakan sebagai tempat dibangunnya monumen ini pada mulanya merupakan milik dari Pakubuwono X. Ini merupakan tanah hibah yang diberikan oleh Pakubuwono sebagai bentuk cinta terhadap tanah air dan bangsa.

Keindahan Tugu Lilin Spot Wisata Terindah

Biasanya, banyak masyarakat yang datang ke tempat ini dikala sore hari, sehingga tempat wisata ini sangat ramai ketika di pagi hingga sore hari. Ditambah lagi, lokasi dari Tugu Lilin ini juga sangat baik untuk bersantai melepas rasa lelah bersama keluarga, teman, dan sahabat. Tempat ini juga merupakan wisata terbaik yang sangat bagus digunakan sebagai spot foto yang paling favorit, terutama bagi wisatawan yang baru datang ke kota Solo.

Agar keberadaan dari situ tugu ini semakin terkenal dikalangan masyarakat. Maka banyak toko, jalan, dan tempat perbelanjaan di sekitar tugu tersebut menambahkan kata Tugu Lilin, agar masyarakat atau pembeli mudah menemukan lokasi bisnis tersebut. Sejak dulu hingga sekarang, warna dan infrastruktur dari bangunan tugu berbentuk lilin ini tetap sama dan tidak mengalami perubahan sama sekali, sehingga estetika tempat wisata ini selalu terpelihara.

Kepedulian pemerintah kota Solo terhadap kondisi Tugu Lilin ini juga sangat kooperatif. Bukti contoh dari kepedulian tersebut terlihat dari sikap pemerintahan Solo adalah dengan mengganti warna pada bangunan setiap tahun sekali, sehingga warna dari bangunan tugu berbentuk lilin ini selalu awet dan terjaga dengan baik. Selain itu, untuk bisa melihat tempat wisata ini juga bersifat gratis agar masyarakat tidak merasa terbebani.

Demikianlah informasi menarik seputar tentang cerita sejarah dan hal-hal lainnya yang berkenaan dengan tempat wisata Tugu Lilin. Semoga, beberapa karakteristik dari tempat wisata ini dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk selalu memiliki kesadaran sejarah di era globalisasi seperti sekarang. Ditambah lagi, melalui tempat wisata ini akan memberikan renungan kepada masyarakat agar selalu cinta terhadap sejarah lokal.

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!

Leave A Comment