Semarang – Kamis, 29 April 2021, Badan Otorita Borobudur (BOB) yang berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2017, telah selesai membuat Masterplan sebagai rancangan kedepan seperti apa kawasan pariwisata Zona Otorita seluas 309 hektar akan di bentuk. Kawasan Otorita yang diberi nama Borobudur Highland terletak dibukit menoreh Wilayah Purworejo. Untuk memberikan gambaran seperti apa konsep kawasan tersebut maka diadakan sosialisasi kepada stekholder agar mengerti dan memahami, sehingga bersiap untuk maju bersama mengembangkan pariwisata di seputar zona Otorita.

Tujuan kegiatan Sosialisasi Masterplan Zona Otorita Kawasan Pariwisata Borobudur adalah memberi informasi detail Masterplan kepada pemerintah daerah yang berada disekitar kawasan Zona Otoritatif. Selain itu, untuk memberikan pemahaman detail isi dari masterplan yang menerangkan seberapa banyak daerah terpengaruh atas adanya kegiatan dari masterplan ; menerangkan timeline kerja yang akan dibangun oleh Badan Otorita Borobudur; menerangkan kepada pemerintah daerah terkait efek positif dari pengembangan Kawasan tersebut.

Pengembangan pariwista Borobudur nantinya tidak hanya difokuskan pada wisata budaya Candi Borobudur. Nantinya, sejumlah atraksi atau destinasi wisata juga dibangun di sekitar kawasan Borobudur Magelang serta ke kabupaten tetangga yakni Purworejo. Keberadaan kawasan itu diharapkan bisa mendukung pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional di Jawa Tengah, pun tidak menutup kemungkinan hingga Yogyakarta.

“Kami berharap dengan membangun satu kawasan ini yang bisa menimbulkan multiplier effect di kawasan Borobudur. Kami ingin pariwisata tidak hanya terpusat di candi tapi menyebar di sekitar kawasan tersebut,” kata Direktur Utama BOB, Indah Juanita, saat di Semarang, Kamis (29/4/2021).

Dari total kawasan seluas 309 hektare di Purworejo, yang bisa dikembangkan pertama adalah seluas 50 hektare yang masuk dalam hak pengelolaan (HPL) BOB Borobudur. Sementara, sisanya seluas 259 hektare merupakan kerja sama dengan Perum Perhutani. Pihaknya telah selesai membuat masterplan sebagai rancangan ke depan seperti apa kawasan pariwisata Zona Otorita tersebut.Kawasan otorita diberi nama Borobudur Highland itu terletak di perbukitan Menoreh Purworejo.

“Proyek Borobudur Highland ini merupakan satu kawasan pariwisata terpadu berbasis resort. Ini menjadi produk pariwisata baru di Kawasan Pariwisata Borobudur,” jelasnya.

Mengangkat tema cultural eco-resort, proyek ini bernilai investasi sekitar Rp 1,5 triliun. Selain itu, digadang-gadang bisa menyerap sekitar 1.800 tenaga kerja. Berdasarkan  Masterplan, kawasan Borobudur Highland terbagi menjadi lima distrik atau zona. Yaitu Zona Gerbang Masuk (the gate), Zona Ressort Eksklusif (exclusive ressort), Zona Wisata Petualangan (adventure tourism), Zona Wisata Budaya (cultural tourism), dan Zona Ekstrim (extreme tourism).

Selain itu, akan dikembangkan beberapa sarana dan wahana diantaranya. Antara lain komersial UMKM, amphitheater, taman anggrek, tree top cycling, mountain hiking, multimedia night walk, zip coaster, outbond centre, children playgroup and mini zoo, borobudur conner,  health, spa, and wellness centre, forest traching dan off road. Dalam pengembangan kawasan ini, BOB juga terus bersinergi dengan warga di sekitar. Sebab mereka yang akan menjaga lingkungan. Indah memastikan bahwa Borobudur Highland akan bermanfaat untuk warga sekitarnya. Salah satu dampak yang paling terlihat adalah penyediaan infrastruktur mulai air, listrik, telepon dan jalan yang akan bisa ikut dimanfaatkan oleh warga.

By Published On: Kamis, 29 April 2021Views: 334

Share This Story, Choose Your Platform!

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!