BOB-Yogyakarta, Badan Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO) memprediksi pariwisata global akan pulih seperti sediakala pada tahun 2023. Sektor perjalanan dan pariwisata diproyeksikan akan kembali ke tingkat yang sama seperti sebelum Pandemi COVID-19. Di pihak lain, dunia dibayang-bayangi resesi global pada tahun 2023.

Untuk mengantisipasi dan mempersiapkan diri menghadapi tahun 2023, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) menyelenggarakan Webinar bertema “Yogyakarta Tourism Outlook 2023”bertempat di El Royal Malioboro (7/12).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BOB, Bisma Jatmika menyampaikan bahwa “kedepan Kemenparekraf menginginkan adanya progress pariwisata yang signifikan di indonesia khususnya DIY, karena di DIY mempunyai potensi wisata yang cukup banyak dan bahkan sudah terkenal sampai mancanegara tetapi harus memenuhi faktor sustainability tourism yang berkaitan dengan pariwisata ramah lingkungan ini juga sama halnya dengan eco tourism karena saling berkaitan satu dengan lainnya”.

“Ini juga harus kita manfaatkan secara bersama-sama terlebih jika kita sudah bisa melihat resiko resiko pariwisata di tahun depan seperti resesi ekonomi dll kita bisa minimalkan resiko tersebut karena kita sudah punya ancang-ancang diawal. Karena sekarang akses insfrastruktur sudah mulai berbenah setelah adanya toll trans jawa kedepan akan ada toll jogja bawen yang semakim menarik minat banyak wisatawan. Sebab 80% wisatawan menggunakan mobil pribadi dan tentunya ini sejalan dengan arahan pak mentri yakni kita harus Gercep, Geber dan Gaspoll”, terang Bisma Jatmika.


Hal ini juga ditegaskan oleh Kadispar DIY, Singgih Raharjo yang mengatakan “Jika kita melihat menggembirakan yakni menunjukan trend positif dan sudah seharusnya dijaga agar grafik tersebut tetap stabil dan dengan begitu ditahun depan Pemda optimis bahwa DIY tidak akan terlalu terdampak signifikan terhadap ancaman resesi dunia”.

“Salah satu trend positif ekonomi ini karena kepariwisataan DIY yang stabil maka itu pemda DIY mulai berbenah kembali dan mulai merevitalisasi destinasi wisata di DIY ini serta akan memfasilitasi bagi para UMKM dan pelaku ekraf yang ada di DIY kita berdayakan seperti contoh wilayah selatan DIY”, imbuhnya.

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!

Leave A Comment