BOB – Batang, Badan Pelaksana Otorita Borobudur melakukan Audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Batang terkait Sinergitas Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kantor Bupati Batang , Senin (21/3)

Audiensi ini dipimpin oleh Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB), Indah Juanita didampingi Direktur Destinasi Pariwisata, Agustin Peranginangin dan Direktur Industri Pariwisata & Kelembagaan Kepariwisataan, Bisma Jatmika dengan Bupati Kabupaten Batang, H. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd yang juga dihadiri oleh Ka. Bapelitbang Bp Ari Yudianto, SH, Ka DPUPR Bp Nurseto, SH,. Kadisparpora Bp Yarsono SIP, MM, Kadiskominfo Bp Triossy JUniarto, SIP.MM, Kabag Pemerintahan, BP Trianto, S.Sos, MM dan Asisten II Bp Ir Wondi Ruki Trisnanto.

Audiensi ini merupakan salah satu upaya dalam rangka sosialisasi untuk mendukung program percepatan pengembangan sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di DPSP Borobudur ke depan.

Indah Juanita menjelaskan, supporting dari pariwisata Borobudur sendiri ada di 30 kabupaten/kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Karena itulah, seluruh daerah dan BOB harus bersama-sama dalam pengembangan promosi wisata Borobudur sendiri dan juga daerah-daerah pendukung.

“Potensi wisata di Kabupaten Batang sendiri luar biasa banyak, cuma kurang ‘narsis’. Nanti kita sama-sama bikin narsis agar lebih terpromosikan lebih luas lagi potensi wisata yang ada di Batang ini,” jelas Indah Juanita.

Dalam pengembangan sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tidak dapat dilakukan sendiri sehingga harus ada kolaborasi antar instansi maupun stakeholder. BPOB yang memiliki tugas dan fungsi koordinatif, berkomitmen untuk mendukung pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di wilayah DIY dan Jawa Tengah, salah satunya di Kabupaten Batang.

Diharapkan setelah audiensi ini akan ada suatu kerjasama dengan Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) supaya dapat memperkuat koordinasi dan sinergi kebijakan dalam rangka percepatan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Serta implementasi program pengembangan pariwisata dan ekraf, serta dalam penetapan landasan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan strategi pengembangan pariwisata dan pendukung pariwisata & ekraf di Kabupaten Batang dan DPSP Borobudur.

Pada kesempatan itu Bupati Wihaji juga meminta agar pihak Badan Otorita Borobudur bisa membantu pengembangan desa wisata. “Kita minta bimbingan dari beliau yang sudah mempunyai pengalaman dalam menata dan mengembangkan desa wisata, dan kita siap ATM atau Amati Tiru dan Modifikasi. Semoga dengan adanya kerjasama ini, pariwisata Batang bisa lebih maju,” pungkas Wihaji. (don)

By Published On: Senin, 21 Maret 2022Views: 322

Share This Story, Choose Your Platform!

Ayo, Berwisata #DiIndonesiaAja

Selama berbulan-bulan berada di rumah, Sobat Pesona tentu sudah rindu traveling, bukan? Nah, bagi Sobat Pesona yang hendak merencanakan liburan setelah pandemi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Sebab, berwisata #DiIndonesiaAja juga bisa memberikan pengalaman liburan yang tak kalah mengesankannya dengan berwisata ke luar negeri, lho!